Tips Otomotif

Air Wiper Mobil Jangan Pakai Air Keran, Ini Alasannya

Air Wiper Mobil – Wiper adalah salah satu komponen keamanan pada mobil yang sangat berguna pada saat musim hujan datang. Pada saat musim hujan, kamu sebagai pemilik mobil perlu memerhatikan kondisi wiper fluid di tabung reservoir selalu dalam volume yang aman. Apabila terlihat berkurang, bolehkah isi ulang dengan menggunakan air keran?

Beberapa pakar ahli sepakat bahwa menggunakan air keran untuk mengisi ulang air wiper adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Tentu saja alasannya cukup krusial karena ini terkait dengan kandungan dari masing-masing air tersebut.

Alasan Wiper Mobil Jangan Pakai Air Keran

Air wiper alias wiper fluid memang diproduksi menggunakan material atau bahan yang memiliki kandungan khusus. Tujuannya agar mudah menyapu berbagai jenis kotoran yang ada di kaca mobil. Dengan begitu, penggunaannya sangat membantu para pengemudi mendapatkan visibilitas yang baik meskipun hujan .

Air keran memiliki kandungan yang berbeda dengan dimiliki wiper fluid. Untuk materi kandungan yang ada di dalam air keran cenderung tidak diketahui. Hal ini akan membawa dampak negatif untuk kaca mobil. Cairan yang digunakan untuk wiper harus memiliki kualitas yang baik. Mengingat fungsinya untuk membersihkan debu, oli, dan juga polutan yang menempel di kaca.

Baca Juga : Kenali 3 Jenis Air Wiper Berkualitas

Bahkan penggunaan sabun detergen atau cairan pembersih yang sembarangan tidak akan membantu banyak. Alasannya karena busanya dapat merusak lapisan kaca dan juga mengganggu pandangan pengemudi ke arah depan.

Sama halnya dengan air keran yang bisa saja memiliki kandungan kapus atau lainnya yang bisa memunculkan kerak menyebalkan pada penampungan dan hal itu tentunya bisa membuat kaca baret hingga berlumut. Namun apabila sedang dalam kondisi darurat, boleh saja menggunakan air keran untuk wiper. Namun setelah itu ada baiknya segera membeli wiper fluid yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan lakukan penggantian kembali segera.

Setelah dilakukan penggantian, segera cuci mobil dan fokuskan kepada bagian kaca mobil yang terkena paparan air keran dari nozzle wiper. Menggunakan air wiper yang berstandar sangatlah penting dilakukan, hal ini dikarenakan cairan tersebut memiliki kandungan pH yang lebih baik secara komposisi yang dibutuhkan kaca depan.

Maka dari itu dengan menggunakan air wiper yang berkualitas tidak hanya bisa menjaga kejernihan kaca mobil saja, lebih dari itu juga dapat menjaga komponen lain. Diantaranya lapisan kaca dan karet wiper itu sendiri.

Dengan tidak menggunakan air keran untuk wiper, maka cat mobil akan aman dari munculnya flek akibat air keran yang mongering. Karena dengan menggunakan air wiper yang berkualitas, walaupun mongering akibat sinar matahari maka bekasnya bisa langsung hilang pada saat dilap dengan lap chamois.

 

Artikel Terbaru

4 Gaya Modifikasi Double Cabin, Bisa Ditiru Nih!

Mobil double cabin merupakan mobil yang bisa digunakan untuk mengangkut banyak penumpang maupun barang. Selain… Selengkapnya

16 Agustus 2022

Wuling Air ev: Spesifikasi dan Harga

Wuling Air ev merupakan mobil hybrid yang diperkenalkan saat acara GIIAS 2022. Mobil listrik ini… Selengkapnya

15 Agustus 2022

Lebih Baik Pilih Kijang Innova 2020 Bekas atau Toyota Sienta Terbaru?

Kijang Innova 2020 bekas masih banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena performanya yang tangguh. Membuat… Selengkapnya

13 Agustus 2022

Fitur Keren Suzuki S Presso & Baleno Yang Meluncur di GIIAS 2022

Perusahaan otomotif Suzuki resmi meluncurkan dua mobil barunya pada pameran GIIAS 2022. Mobil tersebut adalah… Selengkapnya

12 Agustus 2022

Honda Perkenalkan 3 Mobil di GIIAS 2022

Pameran otomotif berskala internasional, Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, baru saja digelar mulai 11… Selengkapnya

11 Agustus 2022

Komponen Kaki-kaki Mobil: Fungsi & Gejala Kerusakan

Komponen kaki-kaki mobil memiliki peranan yang penting dalam kenyamanan berkendara. Oleh karenanya, perlu sekali untuk… Selengkapnya

10 Agustus 2022