Tips Otomotif

Cara Mencegah Ban Mobil Selip

Beberapa daerah di Indonesia saat ini sudah mulai memasuki musim hujan, ketika huja datang maka sebagai pemilik mobil, kamu perlu waspada terdahap risiko masalah yang bisa menyulitkan pada saat mengemudi. Salah satu komponen yang wajib selalu prima pada saat melintas di jalan yang basah adalah ban mobil. Hal ini dilakukan karena kondiisi jalan yang basah bisa membuat ban mobil selip. Lalu, bagaimaa cara mengatasi ban mobil selip?

Dikutip dari berbagai sumber, gejala awal ban mobil selip adalah dari gerakan tiba-tiba pada mobil. Diantaranya seperti bodi mobil yang bergerak ke kanan atau kiri, hingga kombil berjalan lurus walau kemudi sudah dibelokkan.

Hal pertama yang harus kamu lakukan pada saat mengalami situasi tersebut adalah jangan panik. Timbulnya panik tentu akan membuat pengemudi mengambil tindakan yang tidak perlu seperti pengereman mendadak hingga banting setir yang membuat kondisi makin buruk. Sikap tenang dan jaga kefokusan mengemudi dapat membuat kamu sebagai pengemudi dapat menentukan respon selanjutnya. Hal ini jugalah kenapa kamu sebagai pengemudi dilarang untuk beramain ponsel atau aktivitas lain pada saat mengemudi.

Lalu langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan pada saat ban selip adalah menunggu hingga grip ban kembali normal. Ini dilakukan agar kamu bisa mendapatkan traksi mobil kembali sepenuhnya. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menahan setir lurus ke depan dan tidak melakukan counter kemudi atau jangan menginjak pedal rem dan gas.

Dengan kamu tidak melakukan apa-apa ini, maka kamu dapat mencegah mobil kehilangan kendali dan meminimalisir dampak terburuk yang akan terjadi. Apabila daya cengkeram ban sudak kembali, maka mobil baru bisa dikendalikan seperti memutah kemudi atau menginjak pedal rem. Itupun dilakukan secara halus dan juga perlahan untuk menjaga daya pijak ban.

Cara Mencegah Ban Mobil Selip

Lalu, bagaimana cara menghindari ban mobil selip saat melewati jalanan basah? Yang harus kamu lakukan adalah mengurangi kecepatan mobil pada saat hujan turun atau melewati jalan licin. Kurangi hingga 20% dari kecepatan normal untuk menjaga ban mendapat cengkraman terhadap aspal. Pengurangan kecepatan ini juga dilakukan agar mengurangi risiko kecelakaan apabila ban selip terjadi karena masih bisa dikendalikan dengan baik.

Jangan lupa untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain agar ketika terjadi masalah bisa kamu respons dengan cepat dan juga aman. Faktor ban juga sangat penting untuk mencegah terjadi selip di kondisi jalan yang basah. Pastikan ban memiliki tekanan angin yang cukup dan perhatikan apakah alur ban sudah aus atau belum. Jangan sampai ban sudah aus namun tetap dipaksa untuk digunakan, hindari itu karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Artikel Terbaru

4 Gaya Modifikasi Double Cabin, Bisa Ditiru Nih!

Mobil double cabin merupakan mobil yang bisa digunakan untuk mengangkut banyak penumpang maupun barang. Selain… Selengkapnya

16 Agustus 2022

Wuling Air ev: Spesifikasi dan Harga

Wuling Air ev merupakan mobil hybrid yang diperkenalkan saat acara GIIAS 2022. Mobil listrik ini… Selengkapnya

15 Agustus 2022

Lebih Baik Pilih Kijang Innova 2020 Bekas atau Toyota Sienta Terbaru?

Kijang Innova 2020 bekas masih banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena performanya yang tangguh. Membuat… Selengkapnya

13 Agustus 2022

Fitur Keren Suzuki S Presso & Baleno Yang Meluncur di GIIAS 2022

Perusahaan otomotif Suzuki resmi meluncurkan dua mobil barunya pada pameran GIIAS 2022. Mobil tersebut adalah… Selengkapnya

12 Agustus 2022

Honda Perkenalkan 3 Mobil di GIIAS 2022

Pameran otomotif berskala internasional, Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, baru saja digelar mulai 11… Selengkapnya

11 Agustus 2022

Komponen Kaki-kaki Mobil: Fungsi & Gejala Kerusakan

Komponen kaki-kaki mobil memiliki peranan yang penting dalam kenyamanan berkendara. Oleh karenanya, perlu sekali untuk… Selengkapnya

10 Agustus 2022