Tips Otomotif

Ganti Lampu Mobil Jangan Asal, Korsleting Mengintai Anda

Melakukan modifikasi mobil dengan cara ganti lampu mobil dari standar ke produk aftermarket yang lebih terang memang biasa dilakukan oleh para pemilik kendaraan. Alasannya juga cukup sederhana, karena intensitas cahaya lampu mobil standar masih kurang terang.

Jenis lampu mobil pun saat ini sudah sangat beragam yang dijual di pasaran, mulai dari LED, HID, hingga proyektor. Namun sebagai pemilik mobil, kamu jangan sembarangan untuk melakukan penggantian lampu. Hal ini dikarenakan menyangkut komponen yang berkaitan dengan kelistrikan akan berisiko korsleting apabila tidak dipasang dengan tidak benar. Dan lebih parahnya, mobil bisa secara tiba-tiba terbakar.

Jangan Asal Ganti Lampu Mobil

Dikutip melalui laman resmi otomotif.kompas.com, setidaknya ada dua hal yang bisa menjadi penyebab modifikasi komponen kelistrikan di mobil menjadi rawan korsleting. Yang pertama adalah spesifikasi dari tingkat voltase dan watt antara kabel dan lampu yang sesuai dengan spesifikasi. Apabila ada ketidaksesuaian dengan spesifikasi, maka potensi terjadinya korsleting akan semakin besar.

Sebagai contoh, apabila kabel standar biasanya mampu mengalirkan daya 5 ampere. Lalu kemudia lampu diganti dengan kapasitas yang lebih besar, maka kabel yang biasanya mengalirkan 5 ampere akan mengalirkan arus yang lebih besar juga. Hal itu akan mengakibatkan suhu kabel menjadi cepat naik dan juga berpotensi besar material pelapis kabelnya terkelupas.

Nah, ketika kabel yang sudah terkelupas ini menerima aliran daya listrik, maka korsleting akan terjadi dengan sangat cepat. Poin selanjutnya adalah dari sisi proses pemasangan atau instalasi lampu mobil ke dalam sistem kelistrikan mobil. Hal ini perlu kamu pahami karena memang tidak bisa dilakukan secara sembarangan, ada baiknya serahkan pada orang yang sudah berpengalaman dalam sektor kelistrikan mobil.

Jadi sekali lagi, melakukan ubahan atau modifikasi pada perangkat komponen kelistrikan mobil harus dilakukan dengan ketelitian yang sangat tinggi. Hal ini dikarenakan banyak kasus mobil terbakar di jalan pada saat digunakan diawali karena korsleting listrik yang bersumber dari instalasi kelistrikan seperti lampu yang tidak sesuai dengan standarn pabrikan.

Dan perlu kamu ingat, ganti lampu mobil atau melakukan modifikasi pada rangkaian kelistrikan akan membuat garansi dari pabrikan mobil menjadi hangus. Maka dari itu, pikirkan kembali secara matang sebelum melakukan modifikasi mobil kesayangan. Semoga bermanfaat.

Artikel Terbaru

4 Gaya Modifikasi Double Cabin, Bisa Ditiru Nih!

Mobil double cabin merupakan mobil yang bisa digunakan untuk mengangkut banyak penumpang maupun barang. Selain… Selengkapnya

16 Agustus 2022

Wuling Air ev: Spesifikasi dan Harga

Wuling Air ev merupakan mobil hybrid yang diperkenalkan saat acara GIIAS 2022. Mobil listrik ini… Selengkapnya

15 Agustus 2022

Lebih Baik Pilih Kijang Innova 2020 Bekas atau Toyota Sienta Terbaru?

Kijang Innova 2020 bekas masih banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena performanya yang tangguh. Membuat… Selengkapnya

13 Agustus 2022

Fitur Keren Suzuki S Presso & Baleno Yang Meluncur di GIIAS 2022

Perusahaan otomotif Suzuki resmi meluncurkan dua mobil barunya pada pameran GIIAS 2022. Mobil tersebut adalah… Selengkapnya

12 Agustus 2022

Honda Perkenalkan 3 Mobil di GIIAS 2022

Pameran otomotif berskala internasional, Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, baru saja digelar mulai 11… Selengkapnya

11 Agustus 2022

Komponen Kaki-kaki Mobil: Fungsi & Gejala Kerusakan

Komponen kaki-kaki mobil memiliki peranan yang penting dalam kenyamanan berkendara. Oleh karenanya, perlu sekali untuk… Selengkapnya

10 Agustus 2022