Berita Otomotif

Minum Air Mineral yang Disimpan di Dalam Mobil, Amankah?

Minum Air Mineral yang Disimpan di Dalam Mobil, Amankah?- Seperti yang sudah diketahui, mobil adalah salah satu alat transportasi yang dapat membantu penggunanya dalam melakukan segala aktivitas yang berhubungan dengan mobilitas. Dengan tingginya mobilitas, maka sebagai pengguna pasti akan membawa konsumsi berupa makanan atau air mineral selama perjalanan.

Terlebih dalam rangka melakukan perjalanan yang cukup jauh atau jalan yang dilalui menjadi langganan macet, air kemasan botol tentu saja selalu tersimpan di dalam mobil. Hal ini dilakukan guna tidak repot lagi untuk menepi dan mencari warung apabila merasakan haus.

Dan ketika sudah sampai ke tempat tujuan, biasanya botol minum akan ditinggal di dalam mobil begitu saja. Setelah urusan selesai, pemilik mobil pasti kembali meminum air mineral yang sedari tadi ditinggal di dalam mobil tersebut. Pertanyaannya, apakah aman apabila meminum air mineral yang ditinggal cukup lama di dalam mobil?

Amankah Minum Air Mineral yang Disimpan di Mobil?

Dikutip dari situs resi Badan POM, air minun dalam kemasan atau AMDK yang kondisinya masih aman untuk diminum adalah ketika tidak bocor, masih tersegel rapat, dan juga aman dari paparan sinar matahari langsung. Ini artinya air mineral yang ditinggal cukup lama di dalam mobil masih bisa dikatakan aman untuk diminum kembali. Kecuali air tersebut sudah terpapar sinar matahari yang membuatnya menjadi hangan dan berembun karena mobil terparkir di bawah sinar matahari.

Kemudian ciri air yang masih aman untuk dikonsumsi adalah ketika tidak berwarna alias masih terlihat jernis, tidak berbau, dan juga tidak memiliki rasa. Ada baiknya hindari air yang warnanya sudah keruh apalagi muncul bau yang tidak sebab. Hal tersebut dikarenakan air sudah pasti sudah terkontaminasi kuman atau bahan kimia yang dapat menimbulkan penyakit.

Dilansir melalui laman resmi 100kpj.com, bahan kimia dan juga biofilm yang saling terkait dengan mikroplastik di dalam air minum kemasan memiliki dampak yang rendah terhadap kesehatan manusia. Namun untuk saat ini tidak ada informasi yang cukup untuk menarik kesimpulan bahwa mikroplastik adalah sebuah masalah.

Air mineral sendiri memiliki kandungan banyak mineral yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Sebut saja diantaranya seperti kalsium, kalium, fluoride, dan juga magnesium. Selain perlu memerhatikan sumber air, proses pengolahan dalam produksi pun harus juga diperhatikan. Idealnya adalah air mineral khususnya yang diproduksi dalam kemasan perlu diolah dengan teknologi yang canggih sehingga kandungan mineral di dalam tetap terjaga dan tidak mengalami kontaminasi oleh kumah ataupun bahan kimia yang berbahaya.

Artikel Terbaru

4 Gaya Modifikasi Double Cabin, Bisa Ditiru Nih!

Mobil double cabin merupakan mobil yang bisa digunakan untuk mengangkut banyak penumpang maupun barang. Selain… Selengkapnya

16 Agustus 2022

Wuling Air ev: Spesifikasi dan Harga

Wuling Air ev merupakan mobil hybrid yang diperkenalkan saat acara GIIAS 2022. Mobil listrik ini… Selengkapnya

15 Agustus 2022

Lebih Baik Pilih Kijang Innova 2020 Bekas atau Toyota Sienta Terbaru?

Kijang Innova 2020 bekas masih banyak diminati oleh masyarakat Indonesia, karena performanya yang tangguh. Membuat… Selengkapnya

13 Agustus 2022

Fitur Keren Suzuki S Presso & Baleno Yang Meluncur di GIIAS 2022

Perusahaan otomotif Suzuki resmi meluncurkan dua mobil barunya pada pameran GIIAS 2022. Mobil tersebut adalah… Selengkapnya

12 Agustus 2022

Honda Perkenalkan 3 Mobil di GIIAS 2022

Pameran otomotif berskala internasional, Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, baru saja digelar mulai 11… Selengkapnya

11 Agustus 2022

Komponen Kaki-kaki Mobil: Fungsi & Gejala Kerusakan

Komponen kaki-kaki mobil memiliki peranan yang penting dalam kenyamanan berkendara. Oleh karenanya, perlu sekali untuk… Selengkapnya

10 Agustus 2022