Kategori: Tips Otomotif

Tes Psikologi Buat SIM, Kenali Terlebih Dahulu Sebelum Melakukannya!

Pada dasarnya, tes psikologi buat SIM menjadi persyaratan tambahan yang harus kamu ikuti bila ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat emosi dari calon pembuat SIM tersebut. Namun, banyak yang tidak menyadari mengapa tes seperti ini perlu dilakukan. Nah, berikut ini penjelasan lengkapnya.

Mengapa Perlu Ada Tes Psikologi Buat SIM?

Dalam hal ini, tidak sedikit dari para pembuat SIM yang bertanya-tanya, mengapa perlu dilaksanakannya tes psikologi buat SIM ini. Padahal, tes tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 91 ayat (4) lho! Bahkan,  tes ini tidak hanya berlaku bagi para pemohon yang akan membuat SIM baru saja, akan tetapi juga mereka yang akan memperpanjang SIM. Termasuk, perpanjangan SIM untuk semua golongan ya!

Sebenarnya, dengan adanya tes psikologi ini diharapkan dapat meminimalisir resiko terjadinya angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan karena masalah psikologi. Sebab, pada kenyataannya banyak ditemui penyebab dari kecelakaan lalu lintas ini karena pengemudinya mengonsumsi narkoba atau meminum obat penenang tertentu. Hal ini menyebabkan terjadinya halusinasi pada diri pengemudi tersebut. Tentunya, kondisi ini sangat membahayakan diri sendiri maupun pengendara lainnya.

Bahkan, dengan adanya tes ini diharapkan dapat diketahui bagaimana kondisi psikologi dari calon pemegang SIM tersebut. Termasuk juga bisa menghadirkan rasa aman bagi para pengemudi lainnya dengan adanya tes tersebut. Di mana, pengemudi yakin bahwa pengemudi lain di sekitarnya juga memiliki aspek psikologis yang baik sehingga tidak membahayakan keselamatannya. Namun, kamu harus tetap berhati-hati ya saat berkendara!

Bagaimana Cara Penilaian Tes  SIM Ini?

Nah sebenarnya, ada beberapa aspek yang perlu kamu perhatikan saat mengikuti tes ini. Mulai dari kemampuan konsentrasi, kecermatan dalam segi pengendalian diri, kemampuan dalam menyesuaikan diri, stabilitas emosi bahkan termasuk dari segi ketahanan kerja. Aspek tersebut diklaim menjadi bahan penilaian untuk menentukan apakah kamu lulus atau tidak dalam tahapan ini.

Oleh karena itu, sebelum mengikuti tes psikologi ini maka pastikan kondisi tubuh kamu berada dalam keadaan yang sehat. Sebab, tubuh yang baik tentunya akan berpengaruh terhadap tingkat konsentrasi kamu dalam mengerjakan tes tersebut.

Pos Terbaru

Donasi Lawan Corona, Ada Undian dan Lelang Juga Lho!

Kali ini, HSR Wheel bekerja sama dengan kitabisa.com mengajak customer-nya untuk membantu Indonesia dalam memerangi… Read More

14 jam ago

Isi Air Radiator, Lebih Baik dengan Apa?

Ketika mengisi air radiator mobil, maka tak jarang banyak orang yang menggunakan cairan khusus atau… Read More

3 hari ago

Mau Tampil Sporty? Inilah Tips Modifikasi Honda City!

Sebelum melakukan modifikasi Honda City, biasanya kamu akan mencari berbagai referensi berkaitan dengan hal itu.… Read More

4 hari ago

Tarif Pajak Plat Nomor Cantik Terbaru

Saat di jalan raya, kamu pasti pernah melihat atau menginginkan plat nomor cantik dengan angka… Read More

5 hari ago

Ayla Modifikasi, Berani Tampil Beda di Kelas LCGC!

Pada dasarnya, Ayla modifikasi sering kali menjadi pilihan yang tepat untuk membuat tampilan mobil LCGC… Read More

6 hari ago

Bengkel Modifikasi Mobil

Melakukan modifikasi sangat lazim dilakukan oleh para pecinta mobil. Selain bertujuan untuk keindahan atau estetika,… Read More

7 hari ago