Tips Otomotif

Waktu yang Tepat Untuk Ganti Minyak Rem Mobil

Ganti Minyak Rem Mobil – Seperti yang sudah diketahui, minyak rem adalah salah satu komponen pada mobil berbentuk cair yang cara kerjanya berada di sistem pengereman mobil. Minyak rem bekerja dengan mendorong kampas rem secara hidrolis, sehingga dengan hal tersebut mobil dapat berkurang kecepatannya.

Sama halnya seperti cairan lainnya pada sistem mesin mobil, minyak rem juga wajib dilakukan penggantian secara rutin. Bedanya, untuk mengecek kondisi oli mesin bisa dilihat secara langsung. Sedangkan untuk minyak rem cukup sulit untuk mengetahui kondisinya masih laik digunakan atau tidak.

Dengan kesulitan itu, maka kerusakan dari sisi kualitas atau kuantitas minyak rem tidak bisa ketahuan. Karena memang posisinya tidak bisa terlihat secara kasat mata. Jadi, untuk melakukan maintenance terhadap minyak rem seperti melakukan penggantian hanya bisa dilakukan berdasarkan jadwal saja.

Kapan Ganti Minyak Rem Mobil?

Berdasarkan jadwal, minyak rem mobil wajid dilakukan penggantian setiap dua tahun atau ketika mobil sudah melakukan perjalanan 20.000 km. Hal ini wajib dilakukan karena rem sendiri memiliki peran yang sangat penting. Rem berfungsi untuk menahan bobot kendaraan total. Jadi, beberapa kali minyak rem pasti pernah mengalami overheat dan itu cukup bahaya apabila tidak diganti secara tepat waktu.

Kemudian selain dari kualitas, kuantitas minyak rem yang ada pada ruang mesin juga perlu kamu perhatikan apakah volumenya berkurang atau tidak. Ketika kuantitas minyak rem berkurang, maka itu bisa mengindikasikan dua hal. Pertama adalah adanya kebocoran. Kedua, ada indikasi kampas rem sudah menipis.

Ketika tempat kampas rem bocor, maka ada baiknya segera bawa mobil ke bengkel langganan untuk mencari titik kebocorannya dan segera dibenahi. Untuk kamu yang mementingkan performa pengereman pada mobil, maka kamu tidak bisa secara sembarangan untuk mengganti spesifikasi standar minyak rem menjadi lebih tinggi.

Misalnya kamu memiliki mobil dengan standar penggunaan minyak remnya adalah DOT 3, maka tidak boleh asal mengganti dengan yang lebih tinggi. Terlebih mau diganti dengan spesifikasi DOT 5 atau 6, karena memang angka pada DOT tersebut sudah disesuaikan dengan kebutuhan. Ketika angka DOT lebih tinggi, maka itu digunakan untuk mobil high performance yang disc brake-nya terbuat dari karbon atau pistonnya memiliki jumlah empat hingga enam.

Artikel Terbaru

6 Cara Beli Mobil Online Yang Perlu Kamu Tahu

Seiring berkembangnya teknologi, membeli mobil sudah dapat dilakukan secara online. Pembeli tidak perlu datang langsung… Selengkapnya

6 Juli 2022

5 Perbedaan Oli Motor dan Mobil, Simak Ya!

Pada dunia otomotif, oli mobil dan motor seringkali disamakan. Padahal kedua zat cair tersebut jelas-jelas… Selengkapnya

5 Juli 2022

5 Penyebab Mobil Terbakar Saat Parkir

Penyebab mobil terbakar terdiri dari berbagai faktor. Salah satu penyebabnya karena korsleting listrik. Misalnya karena… Selengkapnya

5 Juli 2022

Gimana Sih Tips Memilih Ban Mobil Agar Awet & Nyaman?

Tips memilih ban mobil yang sesuai dengan jenis kendaraan merupakan sesuatu yang penting. Hal ini… Selengkapnya

4 Juli 2022

Kenapa Harus Mengisi Tekanan Angin Ban Mobil Pakai Nitrogen?

Ban mobil memiliki peranan yang penting dalam mengontrol laju kendaraan. Oleh karenanya, penting sekali untuk… Selengkapnya

4 Juli 2022

Ini Dia 4 Varian Mobil Tesla di Indonesia

Tesla merupakan salah satu perusahaan otomotif yang mengalami perkembangan paling pesat. Meski berdiri pada tahun… Selengkapnya

1 Juli 2022