Categories: Ban Mobil

Trik Jitu Hindari Ban Rekondisi di Tempat Jual Ban Jogja

Tidak sedikit orang yang cenderung ingin memiliki produk ban yang bagus namun memiliki harga yang murah. Ban yang memiliki harga murah bisa jadi termasuk sebagai ban vulkanisir atau ban rekondisi ataupun ban suntikan (ban batik). Ban rekondisi yang dijual di tempat jual ban Jogja ini adalah ban yang kondisinya sudah gundul akan tetapi diperbaiki kembali dengan menambahkan karet sehingga terlihat baru.

Sedangkan jenis ban suntikan adalah ban yang sudah digunakan lalu diukir kembali hengga membentuk ulir atau kembang ban seperti baru.

Cara Menghindari Membeli Ban Rekondisi dan Suntikan

1. Harga Ban

Cara paling mudah untuk membedakan antara ban rekondisi ataupun ban suntikan dengan ban asli misalnya ban Accelera yang ada di Kayana Motorsport yang ada di Jogja adalah harganya. Jika dibandingkan, harga ban suntikan jauh lebih murah dari produk aslinya. Sedangkan ban rekondisi memiliki harga yang sedikit lebih mahal. Sehingga jika Anda masih belum yakin, terutama jika Anda kurang tahu harga ban di pasaran, Anda bisa membeli langsung di toko Kayana Motorsport yang jual ban Jogja yang sudah terpercaya.

2. TWI

Untuk mengenali ban rekondisi, jangan lupa cek bagian TWI. Masing-masing ban memiliki indikator keausan atau yang lebih dikenal dengan TWI. Indikator ini ditandai dengan kode logo segitiga yang ada di bagian pinggir tapak ban yang biasanya berjumlah 6 buah dan menunjukkan ke tonjolan alur ban. Jika tonjolan sejajar alur ban, maka ban dipastikan telah aus dan merupakan ban rekondisi.

3. Kembangan Baru

Ban rekondisi memiliki kembangan baru yang dibuat dengan cara diukir. Dari proses pengukiran tersebut menyebabkan tonjolan yang terletak di bagian kembangan menjadi tergerus dan menghilang. Jika saat Anda mengecek ban yang dijual di tempat jual ban Jogja tersebut tidak ada kembangan ban, berarti dapat ditebak ban terseut merupakan ban rekondisi.

4. Garis dan Ulir Ban

Ban suntikan memiliki garis warna dan uliran yang tidak rapi. Anda bisa mengecek di bagian telapak ban, dan jika tidak ada garis berwarna maka ban tersebut termasuk ban suntikan atau ban bekas. Selain itu, jangan lupa untuk melihat alur ban. Ban yang asli memiliki alur yang rapi. Sedangkan yang kurang rapi seperti permukaan yang tidak merata, termasuk ban suntikan karena dibuat dengan cara manual.

Jadi, jangan lupa untuk mengecek 4 hal di atas agar Anda tidak mendapatkan produk rekondisi ataupun suntikan untuk ban mobil Anda.

Share

Blog Terbaru

Tanya Sekarang via WhatsApp!