Kategori: Tips Otomotif

Pahami Kode Velg Mobil Agar Tak Salah Pilih Ukuran

Velg mobil merupakan komponen yang kerap kali dijadikan sebagai bahan modifikasi yang paling simpel dan instant untuk mendapatkan tampilan mobil yang berbeda dari sebelumnya. Velg mobil juga sangat berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan. Sehingga jika berdasarkan fungsinya tentu saja sangat vital.

Saat hendak mengganti velg, alangkah lebih baiknya jika kamu memahami terlebih dahulu kode-kode velg mobil agar semakin tahu dan tidak salah pilih velg dari segi ukuran. Biasanya akan ada spesifikasi detail dari sebuah velg yang mengandung kode dengan arti tertentu. Berikut kode-kode pada velg mobil yang perlu kamu pahami.

Rim Marking

Rim marking ini yang akan paling sering kamu temukan pada saat memilih velg di toko offline atau online. Rim Marking merupakan kode yang menunjukan detail ataupun spesifikasi sebuah velg. Contohnya 7Jx16 H2 4×114.3 ET45.

Lebar Velg

Pada rim marking, kode awal berupa angka merupakan lebar daari sebuah velg yang ukurannya dalam satuan inchi. Maka, semakin besar angka, semakin lebar pula peleknya. Lebar velg yang tersedia di pasaran biasanya mulai dari 5 hingga 9,5 inchi umumnya. Maka pada rim marking angka “7” diartikan dengan lebar velg sebesar 7 inchi.

Jarak Flens

Rim marking dengan kode “J” merupakan jarak flens. Biasanya jarak flens terbagi menjadi dua macam, yaitu J dan JJ, bentuknya pun hampir sama. Nmaun, tinggi flens dari tempat dudukan bannya saja yang mengalami sedikit perbedaan.

Velg dengan flens J, memiliki tinggi 17,5 mm dan umumnya diperuntukan pelek dengan diameter atau ring 15 inci. Sedangkan flens JJ memiliki tinggi 18 mm yang ukurannya lebih tinggi dan diperuntukan untuk velg berdiameter atau ring besar. Hal ini untuk menahan ban agar tidak mudah lepas.  

Diameter atau Ring Velg

Angka “16” pada rim marking merupakan ukuran diameter velg, berarti velg tersebut memiliki ukuran diameter 16 inci. Biasanya orang menyebutnya dengan ring velg. Velg mobil di pasaran umumnya tersedia antara ring 13 hingga 22 inci. Tergantung dari merek atau tipe mobil yang digunakan.  

Hump Velg

Kode “H2” pada rim marking merupakan model hump atau model cekungan velg yang berfungsi untuk mencegah ban mobil bergeser saat mobil melaju. Hump ini digunakan sebagai dudukan bead dari ban. Ada banyak model hump velg mobil, seperti H, H2, FH, FH2, CH, EH2, dan EH2+.

Pitch Circle Diameter (PCD)

Angka “4×114.3” merupakan kode PCD atau diameter lingkaran jarak lubang baut menggunakan satuan millimeter. Angka tersebut menunjukan memiliki 4 buah lubang baut dengan 114.3 ukuran PCD.

Offset Velg

Kode terakhir pada rim marking “ET 45” merupakan offset atau ukuran seberapa besarnya tekukan penampang atau permukaan di tengah velg yang keluar atau kedalam. Semakin ukuran offset kecil, maka semakin tebal penampang di dalamnya. Hal ini akan membuat velg yang terpasang di mobil semakin keluar dari fender.

Pos Terbaru

Aturan dan Fungsi Zebra Cross

Fungsi Zebra Cross - Hampir di seluruh belahan dunia pasti kamu akan menemui yang namanya… Read More

2 hari lalu

4 Fungsi Lampu Sein yang Wajib Diketahui

Fungsi Lampu Sein - Setiap mobil tentu saja sudah pasti memiliki lampu pada bagian belakang… Read More

2 hari lalu

Masa Pakai Aki Mobil yang Wajib Diketahui

Masa Pakai Aki Mobil - Baterai atau aki mobil adalah salah satu komponen yang sangat… Read More

3 hari lalu

Fungsi Turbo Timer dan Cara Kerjanya

Fungsi turbo timer sendiri akan sangat terasa berguna ketika menggunakan mobil dengan mesin turbo seperti… Read More

3 hari lalu

3 Cara Memilih Car Cover yang Benar

Cara Memilih Car Cover yang Benar - Sarung mobil atau biasa disebut dengan car cover… Read More

4 hari lalu

4 Faktor Aki Mobil Cepat Terkuras

Faktor Aki Mobil Cepat Terkuras - Baterai atau aki mobil adalah salah satu komponen penting… Read More

4 hari lalu