Kategori: Berita Otomotif

4 Resiko Menggunakan Cairan Ban Tubeless

Kini telah beredar cairan ban tubeless yang dipercaya memiliki kemampuan anti bocor. Sebab, menggunakan cairan ban tubeless tergolong sangat mudah, cukup semprot lewat pentil ban, maka selesai. Tapi, apakah aman digunakan?

Penggunaan Cairan Ban Tubeless

Ban tubeless merupakan ban yang umumnya dipercaya mampu mengantisipasi berkurangnya angin saat mengalami ban bocor. Akan tetapi, hal itu tidak membantu sepenuhnya, tetap saja ban yang bocor harus segera ditambal agar tidak semakin parah.

Melihat hal tersebut, tak jarang dinilai sangat merepotkan untuk beberapa orang, sehingga terkadang hal inilah yang dijadikan alasan banyak orang untuk memilih menggunakan cairan ban tubeless agar lebih efisien daripada repot-repot menambal ban ke bengkel. Namun, ternyata ada beberapa resiko yang harus dihadapi bagi para pengguna cairan ban tubeless. Berikut penjelasannya di bawah ini.

Ban Kotor

Penggunaan cairan ban tubeless dipercaya mampu membantu penambalan secara otomatis, tetapi tentu itu hanya sementara. Apalagi jika kualitas cairan ban tubeless yang digunakan bermutu rendah.  Ditambah  ban dalam keadaan mengalami lubang yang tergolong besar dan memiliki kualitas cairan dengan kekentalan gel yang buruk, hal ini hanya akan membuat ban menjadi kotor karena cairan merembes keluar.

Ban Kempes Halus

Selain itu, cairan anti bocor ini justru dapat merusak pentil ban. Jika hal ini sudah terjadi, maka ban mobil akan kempes secara perlahan akibat udara yang keluar dari sela-sela pentil. Ditambah, hal ini dapat menghambat proses tambah angin menjadi kurang optimal yang akhirnya mengharuskan kamu untuk mengganti pentil ban.

Korosi Velg

Umumnya, cairan ban tubeless memiliki kandungan pH yang mampu membuat velg berkarat. Sebab, kandungan pH tersebut memiliki tingkatan asam basa yang cukup tinggi, sehingga membuat korosi pada velg, walaupun memang ada beberapa cairan yang tidak memiliki pH.

Mengganggu Keseimbangan Ban

Cairan ban tubeless yang masuk ke bagian dalam ban memiliki potensi untuk mengganggu keseimbangan ban saat melaju, walaupun terjadinya resiko ini sangat kecil. Namun, alangkah lebih baiknya pertimbangankan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menggunakan cairan ban tubeless.

Pos Terbaru

Donasi Lawan Corona, Ada Undian dan Lelang Juga Lho!

Kali ini, HSR Wheel bekerja sama dengan kitabisa.com mengajak customer-nya untuk membantu Indonesia dalam memerangi… Read More

14 jam ago

Isi Air Radiator, Lebih Baik dengan Apa?

Ketika mengisi air radiator mobil, maka tak jarang banyak orang yang menggunakan cairan khusus atau… Read More

3 hari ago

Mau Tampil Sporty? Inilah Tips Modifikasi Honda City!

Sebelum melakukan modifikasi Honda City, biasanya kamu akan mencari berbagai referensi berkaitan dengan hal itu.… Read More

4 hari ago

Tarif Pajak Plat Nomor Cantik Terbaru

Saat di jalan raya, kamu pasti pernah melihat atau menginginkan plat nomor cantik dengan angka… Read More

5 hari ago

Ayla Modifikasi, Berani Tampil Beda di Kelas LCGC!

Pada dasarnya, Ayla modifikasi sering kali menjadi pilihan yang tepat untuk membuat tampilan mobil LCGC… Read More

6 hari ago

Bengkel Modifikasi Mobil

Melakukan modifikasi sangat lazim dilakukan oleh para pecinta mobil. Selain bertujuan untuk keindahan atau estetika,… Read More

7 hari ago